Mengintip Persaingan Ketat SPMB SMP 2026 di Magelang: SMPN 1 Muntilan Puncaki Daftar Sekolah Favorit!
TerliputNews - Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2026 di wilayah Magelang kembali menunjukkan persaingan yang sangat ketat. Berdasarkan data terbaru rekapitulasi pendaftaran SPMB 2026, sejumlah SMP Negeri unggulan mematok standar nilai yang tinggi bagi calon peserta didik yang mendaftar, khususnya melalui jalur prestasi.
Menilik indikator batas nilai bawah (passing grade) untuk Prestasi
Total, SMP Negeri 1 Muntilan mengukuhkan posisinya sebagai SMP paling
favorit di Magelang pada penerimaan tahun ini. Nilai terendah peserta didik
yang berhasil lolos di sekolah ini menembus angka 91.22 (gabungan nilai TKA
85.22 dan tambahan piagam 6 poin).
Menyusul di posisi kedua adalah SMP Negeri 1 Salaman, yang
juga menjadi primadona dengan passing grade prestasi yang sangat kompetitif,
yakni di angka 88.34. Sementara itu, SMP Negeri 2 Muntilan berada di posisi
ketiga dengan batas nilai bawah 85.94, di mana pendaftar banyak terbantu oleh
poin prestasi piagam yang cukup tinggi (mencapai 11 poin).
Berikut adalah 5 besar SMP Negeri paling favorit di Magelang
berdasarkan tingginya passing grade (nilai terendah) Jalur Prestasi
tahun 2026:
- SMPN 1
Muntilan – Nilai Prestasi Terendah: 91.22
- SMPN 1
Salaman – Nilai Prestasi Terendah: 88.34
- SMPN 2
Muntilan – Nilai Prestasi Terendah: 85.94
- SMPN 1
Mungkid – Nilai Prestasi Terendah: 85.15
- SMPN
Kota Mungkid – Nilai Prestasi Terendah: 81.20
Sekolah Paling Diminati Berdasarkan Rasio Pendaftar
Tidak hanya dilihat dari nilai yang tinggi, tingkat kefavoritan sebuah sekolah juga tergambar dari membeludaknya jumlah pendaftar dibandingkan dengan daya tampung yang disediakan.
Berdasarkan perbandingan kuota dan jumlah pendaftar, SMPN 1 Kota Mungkid tercatat sebagai sekolah dengan jumlah peminat tertinggi. Dari total kuota yang disediakan sebanyak 192 kursi, sekolah ini diserbu oleh 686 pendaftar. Artinya, setiap satu kursi diperebutkan oleh sekitar 3,57 calon siswa. Selain itu, SMP ini juga mengalami lonjakan pendaftar yang signifikan hingga melebihi daya tampungnya.
Jalur Zonasi Tak Kalah Menggigit
Selain persaingan kuota dan nilai, perebutan kursi melalui
jalur domisili atau zonasi juga menuntut calon siswa untuk bertempat tinggal
sangat dekat dengan sekolah. Jarak terdekat yang menjadi batas aman
memperlihatkan angka yang cukup mencengangkan.
Bagi pendaftar di SMPN 1 Salaman, calon siswa harus
berdomisili dalam radius maksimal 0.86 km agar dapat diterima. Kondisi serupa
terjadi di SMPN 1 Mungkid dengan batas jarak aman 0.88 km, dan SMPN 3 Muntilan
dengan jarak maksimal 0.94 km. Sementara untuk SMPN 1
Muntilan, batas jarak terjauh yang masih bisa diterima berada di radius 1.87 km.
Tingginya antusiasme serta standar yang diberlakukan
menunjukkan bahwa pemerataan kualitas calon peserta didik terus bersaing ketat
setiap tahunnya. Beberapa sekolah juga mencatatkan kursi yang terisi oleh
siswa-siswa yang memiliki keistimewaan khusus, seperti jalur Tahfidz di SMPN 1
Muntilan dan SMPN 1 Mungkid.
Bagi para orang tua dan calon siswa yang sedang membidik
sekolah menengah untuk tahun ajaran berikutnya, data dari SPMB 2026 ini tentu
bisa menjadi tolok ukur penting. Mempersiapkan nilai akademik, mengumpulkan
sertifikat prestasi, dan memperhatikan zonasi terbukti menjadi kunci utama
untuk menembus ketatnya gerbang SMP favorit di Magelang.



Post a Comment